Langsung ke konten utama

Menyembunyikan sepatu

Nasrudin Hoja diundang oleh tetangganya dalam acara pesta pernikahan puterinya.

Satu tahun yang lalu, sepatunya hilang. Kali ini ia menyembunyikan sepatunya dibalik jubahnya.

Seorang kawan bertanya padanya : "apa yang menonjol didalam jubahmu? Apakah itu sebuah buku?"

Nasrudin menjawab : "benar sekali, ini buku kebijaksanaan". Nasrudin berpikir, untung saja ia dikenal sebagai kutu buku.

Kawannya bertanya lagi : "dimana engkau membelinya?"

Nasrudin menjawab : "di toko sepatu"

(Kisah Nasrudin Hoja)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tempat Timur Lenk di Akhirat

Timur Lenk meneruskan perbincangan dengan Nasrudin soal kekuasaannya. "Nasrudin! Menurutmu, di manakah tempatku di akhirat, menurut kepercayaanmu ? Apakah aku ditempatkan bersama orang-orang yang mulia atau yang hina ?" Bukan Nasrudin kalau ia tak dapat menjawab pertanyaan 'semudah' ini. "Raja penakluk seperti Anda," jawab Nasrudin, "Insya Allah akan ditempatkan bersama raja-raja dan tokoh-tokoh yang telah menghiasi sejarah." Timur Lenk benar-benar puas dan gembira. "Betulkah itu, Nasrudin ?" "Tentu," kata Nasrudin dengan mantap. "Saya yakin Anda akan ditempatkan bersama Fir'aun dari Mesir, raja Namrudz dari Babilon, kaisar Nero dari Romawi, dan juga Jenghis Khan." Entah mengapa, Timur Lenk masih juga gembira mendengar jawaban itu.